Ngobrol Antar Member
Latest Message: 1 week ago
  • Ardian Drummer So:
  • Ardian Drummer So: numpang iklan : dijual drum mapex seri vx plus tanda tangan Gilang Ramadhan dgn simbal Paiste dengan harga 9-10 juta. Boleh nego tapi jangan kebangetan. Klo berminat sms di no: 08812986583 / 08975030029
  • Ardian Drummer So: hai semua warga solo
  • tongkenk: siaang
  • ananja: Asyik bisa download Lagu Piala Dunia dan nuwun untuk liriknya
  • ananja: Waah jadi pengen ikutan menari niih.. ... tarik kaaaang
  • ammar: ; ; ; ;
  • ammar: kula nuwun
  • adminsolo: Ayo mau terus kota Solo
  • adminsolo: Happy Anniversary - Solo City 265th

Only registered users are allowed to post.

Home Profil Solo Wisata Sempat Mau Ditutup

Sempat Mau Ditutup

Lukas adi Prasetya

Minggu, 24 Januari 2010 ,

Kereta Api Prambanan Ekspres atau Prameks pertama kali diluncurkan pada tahun 1994. Karena kurang diminati, pihak PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta sempat mau menutup operasional KA tersebut. Saat itu, para penglaju yang menempuh jalur Solo-Yogyakarta atau sebaliknya masih fanatik menggunakan bus sebagai transportasi antarkota jarak dekat. KA dianggap sebagai kendaraan umum khusus rute jauh

 



Kini, Prameks menjadi kereta rakyat. Data PT KA Daop VI menunjukkan, sepanjang tahun 2009, Prameks total mengangkut 2.697.564 penumpang, melebihi kapasitas akumulatif 2.108.288 tempat duduk.

Dengan tiket jurusan Yogyakarta-Solo yang dibanderol hanya Rp 8.000 per kepala, tahun lalu Prameks menyumbangkan pendapatan kotor sekitar Rp 21,58 miliar kepada PT KA. Tanpa merinci berapa keuntungan bersih dari operasional Prameks ini, Kepala Humas PT KA Daop VI Eko Budiyanto mengatakan, secara rupiah, Prameks sebenarnya tidak terlalu menguntungkan.

”Lebih menguntungkan ’jualan’ KA bisnis dan eksekutif yang menempuh rute jauh. Dengan harga tiket murah, Prameks tak bisa mendulang banyak keuntungan karena biaya perawatan KA sangat banyak. Tapi secara strategi, Prameks tepat. Peminat selalu ada, bahkan terus bertambah,” tutur Eko di Yogyakarta, Selasa (19/1).

Diperpanjang

Prameks diluncurkan pertama kali pada 20 Mei 1994. Nama Prameks dipilih setelah pernah diusulkan nama lain, yaitu Joglo (Jogja-Solo) Ekspres. Di awal operasinya, Prameks memakai rangkaian KA Senja Utama Solo yang sedang istirahat.

Rute yang dilayani baru Yogya-Solo pergi-pulang tiga kali sehari. Seiring dengan meningkatnya permintaan, frekuensi perjalanan ditambah. Pada Maret 2000, perjalanan diperpanjang dari Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Solo Jebres, lalu diperpanjang lagi sampai Stasiun Palur di timur Solo.

Setelah jalur rel ganda KA Yogya-Kutoarjo selesai dibangun, September 2007, PT KA Daop VI melakukan uji coba Prameks rute Yogya-Kutoarjo sejauh 83 kilometer. Di akhir pekan, penumpang Prameks makin penuh karena ditambahi warga Solo dan Kutoarjo yang ingin jalan-jalan ke Yogyakarta.

Saat ini, sebanyak 22 perjalanan KA Prameks per hari dilayani tiga set kereta rel diesel elektrik (KRDE) dan tiga kereta rel diesel (KRD). KRDE yang dipakai adalah kereta rel listrik (KRL) Holec buatan Belanda yang direnovasi dan dimodifikasi oleh PT INKA tahun 1980. Tenaga listrik KRDE ini dihasilkan mesin diesel merek Cummins.

Diesel dianggap lebih murah dan praktis ketimbang tenaga listrik yang peranti pendukungnya mesti dibangun di sepanjang rute. Sementara untuk jenis KRD yang dipakai adalah buatan Jepang tahun 1970-an, meski mesinnya tetap memakai Cummins. KRD ini hibah dari Pemerintah Jepang.

Rangkaian KA yang digunakan Prameks memang sudah tua. Banyak cerita tentang kerusakan KA menimpa Prameks. Sebulan ini, misalnya, karena KRD rusak, perjalanan Prameks terpaksa meminjam KA Senja Utama dan Fajar Utama secara bergantian. Tak heran KRD dan KRDE bekas ini sering rusak karena total jarak tempuh per hari untuk bolak-balik Solo-Yogya bisa mencapai 600 kilometer, atau sama seperti jarak Yogya-Jakarta.

 

 

(sumber kompas.com )

 
Online Customer Support
Admin
© 2008 WIS.ro
Kalender Agenda
September 2010
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2